Sepertinya baru kemarin kamu membohonginya
Sekarang t'lah kau ulang kembali
Lukanya yang belum kering
Kembali kau gores dan menambah sakitnya luka itu
Kebahagian yang telah dia korbankan
Perlawanannya thdp keegoisannya
Untuk menghianatimu tak mampu
dia lakukan dan akhirnya
Hanya Kesetian yang mampu
dia beri untukmu
Kini............
Kamu T'lah memberi ganjaran
Nilai atas sebuah kesetiaan!!
Malukainya....
Kala itu dia hanya bisa
menangis..krna fitrahnya
sebagai perempuan
kamu berlalu begitu saja
tanpa tau apakah hatinya sudah tenang
Keyakinannya...
Bahwa dialah bagian dari tulang rusukmu
Kini hanya tinggal sebuah keniscayaan
Bayangan duduk dipelaminan
mulai samar dipelupuknya
Dia mencoba tegar
menerima kenyataan
Aku berharap.....
Dia selalu Kuat...
Seperti yang lalu...
*Untuk dia yang tegar namun lemah*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar